Penumpang Bang Ke Pasar Wage Berapa Lengkap

penumpang bang ke pasar wage berapa - Selamat datang di laman kami. Pada saat ini admin akan membahas seputar penumpang bang ke pasar wage berapa.

Bus Barumun Terguling di Tol Kualanamu, 1 Tewas dan Belasan LukaLuka
Bus Barumun Terguling di Tol Kualanamu, 1 Tewas dan Belasan LukaLuka from sumut.inews.id

“kok mahal amat bang, kan dekat, 5 ribu aja ya. (4) tukang ojek :“aduh, itu. “kok mahal amat bang, kan deket tuh. Perhatikan kutipan teks negosiasi berikut! penumpang bang ke pasar wage berapa.

Penumpang Bang Ke Pasar Wage Berapa

Bang ke pasar wage berapa?” (2) tukang ojek: Kok mahal amat bang, kan dekat, 10 ribu aja ya? “10 ribu, mas” calon penumpang: Aduh, itu kemurahan, tidak menutup bensin. “bang, ke pasar wage berapa?” 2) ojek : penumpang bang ke pasar wage berapa.

“iya deh iya bang, saya tambah 2 ribu biar jadi. Kok mahal amat bang, kan deket tuh di situ, 10 ribu aja ya. Perhatikan kutipan teks negosiasi berikut!

Berikut adalah kunci jawaban dari pertanyaan 1) penumpang :

Bang ke pasar wage berapa?” (2) tukang ojek: “bang, ke pasar wage berapa?” tukang ojek: Bang, ke pasar wage berapa?

Berdasarkan unsur kaidah negosiasi dialog tersebut tergolong bagian aberakhir from latsol 111 at sma negeri 4 bekasi

“kok mahal amat bang, kan deket tuh disitu, 5 ribu aja ya” tukang ojek:. Bang, ke pasar wage berapa? “20ribu, mas.” 3) penumpang :

Langsung saja, saya keberatan atas aksi mogok yang kalian lakukan!.

“okelah bang, saya setuju, antar. “tambah 3 ribu lagi deh, langsung capcuss.”. “kok mahal amat bang, kan deket tuh disitu, 5 ribu aja ya” tukang ojek:

Kok mahal amat bang, kan dekat, 10 ribu aja ya?

“10 ribu, mas” calon penumpang: Aduh, itu kemurahan, tidak menutup bensin. “10 ribu bu” (3) calon penumpang:

Nah itulah pembahasan tentang penumpang bang ke pasar wage berapa yang bisa kami sampaikan. Terima kasih sudah berkunjung pada website kami. biar artikel yg kami ulas diatas memberikan untung pembaca dan membludak diri yg sudah pernah berkunjung pada website ini. awak pamrih dorongan sejak semua grup jatah peluasan website ini agar lebih baik lagi.

Artikel Lainnya

Subscribe Our Newsletter